ALI CANDRA

Menulislah...biar kebenaran selalu terjaga dan kewarasan selalu terawat....

Selengkapnya
K13 Motto Teh Botol Sosro

K13 Motto Teh Botol Sosro

IMPLEMENTASI K13, RAHASIANYA APA ??? Pada tahun Pelajaran 2018/2019, penerapan Kurikulum 2013 disetiap jenjang pendidikan sudah hampir merata diimplementasikan, Untuk "berhasilnya" implementasi ini pemerintah diawal awal tahun pembelajaran telah melakukan berbagai kegiatan, apakah berupa Bimtek,Diklat, Workshop, dan kegiatan sejenis yang tentu saja dengan alokasi biaya yang tudak sedikit. Namun, seperti apakah implementasi Kurikulum ini dilapangan ? Apakah telah sesuai dengan apa yg menjadi harapan pemerintah ?Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu perlu dilakukan Evaluasi dilapangan oleh pihak-pihak yang berwenang dan kompeten untuk itu. Yang pasti, sebagai salah satu pihak yang juga berperan sebagai implementator kurikulum dilapangan, maka peran guru sangat menentukan berhasil tidaknya Implementasi kurikulum ini , oleh karena itu cara berfikir, pemahaman dan penguasaan oleh seorang guru sebagai pendidik tentang segala sesuatu yg berkaitan dengan K13 ini, baik secara teori dan prakteknya harus dimiliki. Karena tanpa memahami dan menguasai hal ini, maka perubahan kurikulum tidak akan memberi pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran yang didesain dan diaplikasikan oleh guru, pada akhirnya akan muncul "sindiran" dengan menggunakan motto Teh Botol Sosro "Apapun makanannya, minumnya tetap teh botol sosro" Dalam K13, Kita dikenalkan dengan istilah Pembelajaran, dimana pada kurikulum sebelumnya dikenal dengan Proses Belajar Mengajar. Antara Istilah ini tentu saja memiliki beberapa perbedaan makna yang harus kita fahami. Dari berbagai pendapat para ahli tentang pembelajaran maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa Pembelajaran itu adalah suatu sekenario yang didesain dan diterapkan oleh pendidik yang menimbulkan interaksi belajar mengajar, baik antara peserta didik dengan pendidik, antar peserta didik, dan peserta didik dengan lingkungan untuk memperoleh dan memproses pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Artinya dalam pembelajaran bukan terbatas hanya bagaimana cara memperoleh pengetahuan, tapi belajar bagaimana belajar dan bagaimana pengetahuan itu berproses dalam fikiran, sehingga memberi pengaruh terhadap sikap yang menjadi karakter bagi peserta didik, disini peran guru dalam kurikulum 2013 lebih berperan sebagai Fasilitator. Nah apa yg perlu dilakukan oleh guru agar dapat mengoptimalkan perannya sebagai fasilitator ?Yang harus dilakukan oleh guru adalah berusaha meningkatkan pemahaman tentang segala hal yang berhubungan dengan pemanfaatan berbagai media dan sumber belajar. Artinya sebagai fasilitator, menyediakan sumber dan media belajar yang cocok dan beragam dalam setiap kegiatan pembelajaran adalah sesuatu yang mutlak dilakukan oleh guru, Hal ini bertujuan agar guru tidak menjadikan dirinya sebagai satu-satunya sumber belajar bagi para siswanya. Disamping itu, yang harus dimiliki dan dikuasai oleh adalah, penguasaan terhadap Model-model pembelajaran, baik yang kooperatif maupun kontekstual. Setidaknya ada 3 model pembelajaran yang cocok diterapkan pada kurikulum 2013. Di antaranya sebagai berikut. 1. Discovery/Inquiry Learning 2. Problem Based Learning 3. Project Based Learning Dengan penguasaan dan kemahiran dalam menerapkan model pembelajaran tersebut, maka keterampilan Abad 21 yang dikenal dengan istilah 4C dan HOTS nya yang menjadi tujuan dari K13 dengan pendekatan Scientific akan bisa diwujudkan. Untuk itu, merubah Mind Set kita sebagai pendidik terhadap K13 yang "terlihat" rumit harus kita "lakukan". Dan berusaha untuk selalu meningkatkan kompetensi kita melalui berbagai cara di betbagai kesempatan. Karena guru merupakan ujung tombak pelaksana pembelajaran di kelas. Di sanalah, kreativitas guru sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran.

Solok, 04 April 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali